Rosmalinda Nurhubaini's. Literally a nous of my random thought.
Posts // About
// Twitter // Tumblr

August 27, 2012

review liburan #3

hah! ini seperti tidak usah dibahas lagi. hampir 80% waktu liburan pasti penuh dengan waktu refreshing. seperti liburan semester 4 ini, meskipun cuma 2 minggu tapi penuh kebahagiaan refreshing. di liburan ini tumben sekali saya bisa bertemu dengan banyak teman-teman lama. mulai dari sahabat-sahabat unyu dan -forever jomblo karena ingin langsung menikah, Vivi dan Lovit, hampir 2 hari kita ngobrol kemana-mana di rumah Vivi, markas keganasan kita, saya yang awalnya gak suka K-Pop dan sering gak nyambung kalau mereka mengobrol tentang ini akhirnya sekarang bisa nyambung! ah benar juga apapun yang kita pelajari pasti akan bermanfaat, termasuk mempelajari K-Pop wkwkwk

belum lagi bertemu dengan teman-teman SMA yang sudah 2 tahun tidak berkumpul, meskipun cuma sebentar tapi that's really a great quality time. meskipun obrolan sudah gak nyambung, dan mereka cenderung lebih jaga image tapi saya bisa merasakan kalau tali silaturahmi ini tetap sulit diputuskan =) belum lagi ditambah berkunjungnya teman-teman SMP rapel SMA sebangsa Rahmi, Algi, Faizal, dan Westra ke rumah saya dari siang sampai sore. seperti biasa just a random talk, tapi kata Rahmi kita emang akan selalu butuh obrolan warna-warna seperti itu. yes me you absolutely right!

buku-buku fiksi Adek pun gak lepas menemani liburan saya, tiga buku saya baca di liburan ini. semuanya buku dari Gagasmedia. Seandainya, Hujan dan Teduh, dan Unforgetable. meskipun novel-novel remaja gitu tapi jujur itu bukan teenlit biasa. banyak hikmah di ke-3 buku itu. 

tidak lupa laptop juga ikut meramaikan, 3 Serial Drama Korea berhasil saya tonton, The King 2 Heart, Big, dan Rooftop Prince. dan daebak!!! ketiga-tiganya super keren. oke serius saya bicara ini sebagai orang tidak mengikuti trend K-Pop, ketiga film itu benar-benar keren, ceritanya tidak biasa, dan music arransement-nya pun cukup untuk didengar beberapa kali.

masih banyak sebenarnya kegiatan hedon lainnya yang membanjiri liburan sekarang. ah whatever itu yang jelas setelah ini harus lebih semangat lagi! salam unyu muah

review liburan #2

pokonya hari ini puas-puasin posting tentang review liburan semester 4 aja. untuk review #2 ini saya khusus bahas tentang ibadah. selama liburan di rumah ini, amalan yaumiyah saya benar-benar menurun menukik tajam. jauh dari hari biasanya kalau sedang di kosan. di rumah terasa malasnya, terasa banyak cobaannya. di rumah bahkan saya skip dhuha berkali-kali, sampai hari ke 9 bulan Syawal ini saya belum mulai puasa sunnah padahal terus di rumah. solat malah lalai karena ditunda-tunda. rawatib dzuhur dan isya selalu di skip, apalagi tahajud. tilawah paling banyak 2 lembar, hapalan surat lari kemana-mana, al-matsurat pun menghilang tiap hari. astaghfirullah emang gak tau diri ini orang.

kalau memang seperti ini, lebih baik di kosan saja ya? ya saya merasa seperti itu. rumah malah jadi tempat maksiat ya Allah :_____((((

review liburan #1

hari ini sudah tanggal 26 Agustus 2012, hari Senin. gak terasa hari Senin minggu depannya saya sudah genap menjadi mahasiswa semester 5. waktu terasa cepat sekali padahal saya belum bisa berbuat banyak, apalagi membuat orang tua bangga, itu masih sangat belum terlaksana. dan tiba-tiba terasa kalau liburan ini akan segera berakhir, liburan yang seperti biasa tidak produktif. liburan yang memang hanya 2 minggu ini hanya saya jalani dengan membaca 3 buku fiksi, menonton 3 Drama Korea, menulis beberapa post di blogspot, berkicau setiap hari di twitter, bertemu dengan teman-teman lama, menyelesaikan tugas Prototype untuk maba, dan sangat sedikit membantu mama untuk urusan rumah tangga.

seperti biasa lagi, rasa tidak enak hati kembali datang untuk kembali ke Bandung. yes officially i'm going to leaving Rangkasbitung (si peaceful town ever) tomorrow. back to Bandung, with many crowded activity and fucking strees! kembali kuliah dengan penuh praktikum (semester 5 ini mengontrak 11 SKS praktikum, what a great!), kembali mengurusi Himpunan yang semakin memuncak kegiatannya, kembali menjadi anak kost dengan segenap kesendiriannya, dan kembali ke Bandung dengan segala kemacetan dan sampahnya.

agak sedikit kecewa dengan liburan kali ini karena saya tidak memberikan servis terbaik untuk rumah, untuk mamah juga. biasanya saya rajin bersih-bersih tapi gak tau liburan ini rasanya malas sejuta umat. sampai harus adu komentar dulu dengan mama. padahal biasanya di liburan sebelum-sebelumnya gak pernah sampai seperti ini. astaghfirullah kenapa coba? saya juga bingung, kenapa liburan ini mama justru banyak berkomentar, segala yang saya lakukan di komentar, hampir semuanya, dan kenapa setiap mama berkomentar saya cuma diam, gak banyak balas karena saya yakin kalau saya balas komentar mama semuanya gak akan selesai. aneh.

hmm, sekarang pas lagi nulis ini kebetulan di rumah gak ada siapa-siapa, kakak udah kembali ke Jakarta, bapak juga sudah pergi ke kotanya dari kemarin, adek pergi sekolah, mama pergi ke pasar katanya sih untuk beli beberapa kebutuhan untuk ke Bandung lusa (fyi, we're going to attend to Uncle Ganjar Wedd Invitation at Tasikmalaya). udah mulai terasa aura liburan terakhir-terakhir gitu, belum lagi timeline udah mulai banyak tweet menyambut-nyambut gitu, penuh kata Bismillah. dan saya sengaja nyetel lagu-lagu k-pop keras di rumah. puas-puasin menikmati hari-hari liburan semester 4 terakhir di rumah. 

kemarin saya juga baca postingan Rahmi yang bercerita tentang dia yang udah balik lagi ke Depok. disitu terlihat kalau dia juga sedih sesedihnya karena harus jauh lagi dari rumah dan orangtua. yeah cerita klasik ya emang kaya gitu. saya juga kok selalu kaya gitu. padahal mama sering bilang, ngapain juga sedih kan pergi dari rumah itu untuk cari ilmu, untuk bertahan hidup kemudian, harusnya semangat! hmm emang bener ya seperti itu. harusnya saya semangat! berkali-kali saya bilang kalau saya belum bisa membahagiakan orang tua tapi dikasih kaya gini aja mewek. mau jadi apa? masih sering adu komentar sama mama juga. padahal mama udah subhanallah sekali baiknya, tulusnya, dan kasih sayangnya. 

no pain, no gain kata banyak orang dan saya percaya itu. gak akan ada kebahagiaan kalau belum susah. gak ada yang tiba-tiba. semuanya butuh proses dan kerja keras. dan saya harus lalui itu semua kan?! yuk ah semangat. semester 5 gak boleh jadi tumbal perusak IPK. semester 5 harus dipertahankan. organisasi harus di rangkul secantik-cantiknya. 

Bismillahirahmanirahim
may Allah always bless us, menguatkan, dan melindungi kita selalu.

oh iya sebelum nge-posting saya juga sempat mengirim 2 email yang panjang dengan banyak attachment, seperti biasa urusan himpunan, dan sebanyak itu pula gagalnya, karena si blogspot ini terus kebuka dengan tidak sengaja. yah apapun itu tapi pagi ini lumayan produktif, gak ada acara lenja-lenje di kasur atau depan televisi. pagi ini semua tugas prototype selesai, bisa bantu Yuda untuk video jurusan, bisa posting blogspot yang panjang ini sambil diliatin teman-teman si Adek (dia udah pulang karena sebenarnya sekolahnya siang) yang lagi pada nyontek fisika. oh my, si Adek juga padahal gak bisa-bisa banget itu fisika tapi masih ada aja yang mau nyontek ke dia. miris. yah apapun itu harus bisa menjadi pribadi yang selalu memperbaiki diri, gak usah membanding-bandingkan apapun karena dibandingkan itu sungguh tidak enak.

salam semester 5 yang manis semanis madu, dan kecup basah dari Rangkasbitung buat kalian semua :*

August 22, 2012

it's all about the money money money

Tau gak dia kan sekarang fakultas kedokteran di Jakarta gitu, swasta sih pasti mahal ya tapi kan dia orang tajir sih -Algi

Yah Bu, meskipun ada kursi CPNS yang kosong pasti ujung-ujungnya diambil sama orang dalam juga -Mama Fika, tetangga depan rumah

Kalau PLP-nya di luar negeri dan harus bayar lebih dari 15 juta mending gak usah, di Indonesia juga banyak kok sekolah yang bagus -Mama

see? dunia ini terlalu 'epic', too mainstream! kenapa semuanya harus butuh uang? kenapa jabatan, uang, dan status itu penting banget? kenapa? kasian sekali yang tidak punya ketiganya kan? dunia ini kadang terlalu tidak adil. miris banget! uang dan jabatan jadi segala-galanya sekarang. maaf ini terlalu capruk, too absurd to read. maaf. hanya karena miris dan belum bisa berbuat banyak.

August 21, 2012

bicycle is fun?


~~mari kita bersepeda dan cerahkan harimu huhu asyiknya bila bersepeda huhu berkeliling kota Jakarta huhu kukayuh dengan suka cita huhu~~ Ran, Sepeda

ah kaan jadi ingin punya sepeda lihat foto ini lagi. ini foto sudah lama sekali, diambil pagi hari waktu saya nge-danus acara BFUB di Car Free Day Dago Bandung, iri banget lihat yang pakai sepeda itu soalnya memang sudah lama gak main sepeda. asyik banget kayanya ya kalau punya sepeda di Bandung, jadi bisa keliling kampus setiap hari pakai sepeda untuk bakar kalori, belum lagi kalau Minggu bisa ke Car Free Day tanpa ngongkos uh uh uh hap hap hap hap beli langsung yuk! :p

thank u

frequently happy is a feeling that comes from a little thing. 
yes kayak tahu bahwa ada orang yang membaca postingan saya di blogspot ini kemudian dia me-mention saya di twitter and said that those my words is so meaningful and very nice to read. ah such a great honor! thank you for everyone who read my random-nothingness blogspot, you're my everything! cup cup muah

August 20, 2012

sering saya dibuat kagum dan bangga oleh teman-teman, saudara, orang lain, orang tua, dan sesering itu pula saya berpikir apakah mereka pernah kagum dan bangga terhadap saya?


jodoh

hari ini sangat penuh inspirasi, dari mulai obrolan serius dengan mama dan guyonan bapa yang bikin ngakak sekeluarga juga sangat inspiratif, dan ditambah dengan blogwalking di sore ini ke beberapa blog site teman yang inspiratif. nanti beberapa akan saya posting ya untuk mereview banyaknya inspirasi di hari ini. tapi untuk sekarang khusus saya akan mereview satu topik yang kayaknya meskipun cuma satu juga bakal panjang banget.

bermula dari mama yang ngobrol tentang Om Ganjar yang akhir bulan Agustus ini bakal nikah dengan Tante Desti. terus saya bilang "Beruntung ya mah Tante Desti-nya, baru juga lulus kuliah eh udah dapat jodoh yang mapan kaya Om Ganjar, udah PNS punya banyak bisnis pula, rumah udah ada, anak bungsu dengan kakak-kakak dan orangtua yang lumayan. mau deh mah kalo ntar caca ada yang ngelamar kaya gitu mah hahaha" dan mama pun cuma ketawa dengarnya.

oke, kita mulai. jodoh emang gak pernah ada yang tahu. cerita Om Ganjar dan Tante Desti juga cukup unik karena mereka ketemunya di sekolahan tempat Om Ganjar ngajar dan Tante Desti pas banget jadi peserta PLP di situ. ckck siapa yang sangka kalau di tempat PLP-nya itu Tante Desti akan nemu jodohnya? gak ada yang tau. rahasia besar setelah kematian di dunia ini. dan beberapa hari yang lalu mama sempat nanya umur saya berapa. yes, i'm 20 dan mama bilang berarti 3 tahun saya harus udah married. yah saya cuma aminin aja semoga emang begitu jalan-Nya, semoga Allah meridhoi karena emang saya berencana juga untuk nikah muda, sama seperti mama yang menikah di umurnya yang ke-23 tahun. pas selesai mama bilang kalo saya harus udah bisa nikah di umur 23 tahun saya langsung berdoa semoga emang seperti itu meskipun sebenarnya saya juga sangsi apakah bisa di umur segitu bisa menikah *duh ini berat obrolannya haha* gak apa-apa, yang penting emang itu impian saya, saya sangat ingin menikah di umur itu. bukannya apa-apa karena saya pikir itu umur yang cukup ideal, gak terlalu tua dan gak terlalu muda, apalagi saya berniat punya anak lebih dari 2 jadi sebelum 35 tahun harus bisa memenuhi itu semua sedangkan saya gak mau jarak dari satu ke anak yang lainnya berdekatan jadi harus di rencanakan dari sekarang (amin ya rabbal alamin). kenapa saya sangsi? oke saya percaya apapun bisa terjadi di 2,5 tahun kedepan, meskipun sekarang saya menjomblo dan sempat memperkecil keyakin orangtua dan diri sendiri apakah saya bisa menikah di umur segitu.

ah tapi seharusnya jika saya yakin dengan prinsip bahwa saya tidak mau berpacaran karena saya pikir gak ada manfaatnya dari pacaran itu, ditambah lagi pacaran bukan masalah etika atau sekadar perbuatan mendekati zina saja, pacaran itu masalah aqidah. dengan pacaran itu artinya kita tidak percaya dengan ketetapan Allah akan jodoh kita yang sudah dituliskan di lauhul mahfuz, kita seenaknya saja coba-coba pacaran dengan orang lain padahal Allah sudah menyiapkan segalanya untuk kita. itu sama artinya dengan tidak mempercayai ketetapan Allah kan? yah kalau masalah mendekati zina semuanya pun sudah tahu, tapi dosa yang berkaitan dengan aqidah akan lebih berdampak pada dunia akhirat kita. saya gak mau seperti itu. makanya seharusnya saya sendiri gak boleh sangsi bahwa sekarang saya tidak punya siapa-siapa dan berkesempatan (kecil?) untuk menikah di umur 23, harusnya saya gak boleh seperti ini ya. yakin saja bahwa gak ada yang tidak mungkin untuk Allah, kata Pak Mario Teguh yang tidak mungkin untuk Allah itu hanya tidak mungkin untuk tidak menyayangi kita. makanya seharusnya saya percaya bahwa rencana Allah pasti akan selalu baik, apalagi untuk orang-orang yang selalu menjaga perbuatannya di dunia. saya bukannya bangga dengan prinsip saya ini. semuanya bisa kok berprinsip seperti saya, tapi jujur ini sulit.

begini, dari SD hingga kuliah sekarang saya punya banyak teman lelaki, dari yang hanya teman, sahabat, sampai teman tapi mesra pun pernah saya rasakan dan miliki, TTM pun terjadi karena saya keukeuh tidak mau ada hubungan di antara kita (haha sebenarnya ini salah juga ya) tapi mungkin saya jadikan saja sebagai pengalaman hidup dan belajar dari kesalahan-kesalahan itu jangan sampai di masa depan saya melakukan perbuatan itu lagi. bermesraan dengan teman tapi pura-pura tidak berpacaran, lalu setiap hari meng-sms dan teleponan apa maksudnya?

yah ini sulit serius, disaat sekarang lingkungan kampus yang bertebaran lelaki yang bisa saja menjadikan saya pacarnya, belum lagi dorongan teman-teman dekat yang sudah berpacaran juga, dari novel, film, variety show Korea bertema cinta yang selalu menggoda saya untuk mematahkan prinsip itu, bahkan teman-teman SMA yang saya harapkan bisa menguatkan pun malah justru memperlihatkan secara terang-terangan pacar mereka dengan rasa bangga padahal mereka tahu dan paham hukum agama mengenai ini (miris memang, ya tapi ini memang pilihan), sulit kan bertahan di kondisi itu semua, tapi saya yakin Allah selalu mendengar doa hambanya, saya selalu berdoa untuk bisa menikah di umur segitu. bukannya apa-apa karena di suku saya akan menjadi aib jika seorang gadis menikah di atas 25 tahun, dan saya tidak mau aib itu juga menimpa saya dan keluarga meskipun memang saya yakin bahwa aib itu hanya budaya leluhur Suku Sunda.

apapun itu yang sudah saya tulis panjang-panjang ini, saya hanya punya satu misi yaitu mengurangi budaya berpacaran di lingkungan saya. setidaknya untuk siapapun yang membaca tulisan ini bisa tersadar bahwa pacaran bukan masalah akhlak tapi aqidah dan ketauhidan pada Allah. percayalah bahwa jodoh insya Allah tidak ditentukan dengan berapa banyak pacar kita, berapa tinggi kesetiaan kita, berapa tinggi usaha kita untuk mempertahankan berpacaran, tapi sejauh mana Allah meridhoi kita untuk menikah.

jadi seharusnya yang bisa kita lakukan adalah dengan terus berdoa agar diberikan jodoh yang terbaik dan kalau bisa sesuai dengan keinginan kita, terus memperbaiki diri dengan tujuan mendapatkan jodoh yang terbaik (masih ingat kan, dalam Al Quran dituliskan bahwa Allah menciptakan manusia dengan berpasangan, perempuan yang baik adalah untuk lelaki yang baik) jadi gak perlu ada ketakutan lagi untuk kalian yang sampai sekarang bertahan di prinsip terbaik kehidupan itu. insya Allah Allah meridhoi jalan ini ya...terus semangat memperbaiki diri...jangan takut telat menikah...percayalah dengan doa bisa mematahkan budaya dan perkiraan orang lain, orang lain ya orang lain, gak peduli mereka bilang apa, disebut jomblo seumur hidup juga gak apa-apa yang penting kita tau bahwa insya Allah kita yang diridhoi Allah :) 


haha random amat nge-insert gambar ini juga, tapi ini salah satu film tentang jodoh yang salah satunya menceritakan kebahagiaan menikah itu gak harus didahului dengan berpacaran. see? foto mereka hanya ada saat mereka bertemu pertama kali, langsung menikah hingga nenek kakek hmmm

August 19, 2012

forgiveness

hari ini adalah hari Idul Fitri 1433 H. dari sejak semalam saya banyak SMS atau mention ucapan maaf dan selamat berlebaran, begitu tiap tahun, gak ada yang berubah dari tradisi itu hanya bedanya tiap tahun ada saja orang baru yang mengucapkan itu yang menandakan bahwa teman saya bertambah. tapi tetap pula saya gak pernah inisiatif untuk mengucapkannya terlebih dahulu. haha saya emang begitu. gak inisiatif dan cenderung dingin untuk hal seperti itu. kerjaan saya tiap tahun hanya nunggu sms dan mention atau wall fb lalu membalasnya satu-satu, gak pernah kepikiran untuk buat ucapan puitis panjang-panjang atau sekadar bikin ucapan mohon maaf dan selamat lebaran. ah.
tapi kadang saya berpikir kaya gini, perlu banget ya kita bermaafan di hari Idul Fitri sampai ada yang nangis sesenggukan sambil meluk sana meluk sini. makanya saya gak berusaha inisiatif untuk ngirim ucapan karena saya pikir minta maaf itu gak bisa dengan tulisan singkat SMS atau 140 karakter di twitter harusnya maaf itu selalu kita ucapkan setiap hari jika kita bersalah bukannya nunggu-nunggu saat idul fitri. 
begitu pun untuk saya, untuk semua orang yang gak mengucapkan mohon maaf dan selamat lebaran saya menganggapnya biasa saja. saya bukan orang pendendam kok jadi siapa pun yang pernah punya salah saya di hari-hari kemarin insya Allah sudah saya maafkan, gak harus menunggu saat idul fitri. jadi saya harap semua orang yang kenal saya pun akan selalu memaafkan saya jika saya bersalah ya! saling memahami saja kekekeke
intinya, seharusnya maaf itu tidak sebagai formalitas dalam idul fitri karena memaafkan atau meminta maaf senantiasa harus selalu kita lakukan setiap harinya karena kebesaran hati lah yang dibutuhkan untuk menyambut hari yang fitri ini. yah ini hanya opini, hanya opini.

August 18, 2012

epic ala ayah

sahur di hari 28 di rumah tercinta, saat itu mama lagi buka mangga dan ternyata mangganya asam. terus ada obrolan lucu dari gue, mama, dan ayah saat itu.

Mama : Ini mah masih muda mangganya, jadi belum manis. tuh kan berarti yang manis itu kalo udah tua ya, Ca?
Gue : hmm gitu yaa, jadi maksudnya mama itu lebih manis dari caca gitu karena udah tua? hahahaha
Ayah : iya emang makin tua itu makin manis tapi makin liat (alot) juga lho
Gue : bwahahahaha
Mama : atuh lah

epic banget kan si ayah ckckckck, ayah yang so sweet itu adalah yang membela anaknya dibandingkan istrinya hahaha chibi chibi deh

lebaran di rumah vs di rumah nenek

selamat lebaran 1433 H. fyi, tahun ini tumben-tumbennya gue gak mudik, jadinya setelah semua urusan kampus selesai langsung pulang ke Rangkasbitung (yang biasanya gue langsung naik kereta Bandung-Cicalengka untuk ke lebaran ke rumah nenek karena keluarga juga mudik ke rumah nenek). 

lebaran di rumah itu rasanya asyik. karena pengalaman baru mudik ke Rangkasbitung di waktunya mudik orang-orang se-Indonesia, ditambah lagi spesialnya merayakan lebaran di rumah dengan keluarga kecil yang biasanya sama keluarga besar yang recetnya alihum gambreng. yah sebenarnya gue lebih suka lebaran di rumah. kerasanya spesial banget, masakan mama cuma kita berlima aja yang nyobain, dan punya lebih banyak waktu buat bercengkerama dengan keluarga kecil yang sangat jarang dilakuin selama satu tahun. tapi gak enaknya suasananya sepi karena kita hanya keluarga satu-satunya di Banten jadi kebayang kan gak akan ada orang yang ke rumah dan pasti kita pun gak akan bisa ke rumah siapa-siapa.

tapi kalo di rumah nenek itu gak ada spesialnya karena otomatis bercengkerama dengan keluarga kecil pun makin sedikit karena harus berbagi cengkerama dengan yang lain, belum lagi suasana yang ramai dengan keluarga kadang bikin ruwet, tapi ya itu ada nuansa yang beda saat kita mudik dan ketemu dengan keluarga dari daerah lain yang sangat jarang ketemu. belum lagi dapat salam tempel, foto-foto seru, makan bareng-bareng, dan menyambung silaturahmi tentunya.

yah emang 2 tempat itu pasti berbeda nuansanya, dua-duanya asyik, tapi dua-duanya juga punya kekurangan  juga yang gak bisa diwakilkan. tapi pokonya dimanapun berada esensinya harus dapat ya! minta maaf juga untuk semua pembaca blog ini (berasa ada pembaca), buat kakak-kakak, adek-adek yang kenal gue maupun gue kenal. maafin marwan ya *eh caca yaaaa

HAPPY IED MUBARAK 1433 H
astafikum alfan alfin istifafan yaaa :))

August 03, 2012

gak ada ide di bulan Ramadhan, gak ada yang seru untuk diposting. kegiatan standar saja, sahur, kuliah, rapat, tilawah, tarawih, buka bareng, yaa gitu aja standar! standar!