Rosmalinda Nurhubaini's. Literally a nous of my random thought.
Posts // About
// Twitter // Tumblr

April 21, 2013

homesick

malam ini having a long-reply-answer-sms with my mom. banyak banget yang diobrolin. padahal udah hampir jam 10 tapi mama bilang emang belum ngantuk jadi ngajakin lil daughter-nya smsan. tiba-tiba homesick, ingin pulang ke rumah. ingin ngobrol sampai malam sama mama, makan masakan mama, nonton tivi bareng sekeluarga, main dengan adek, bantuin bapa nugas, dan disupirin kaka. sederhana sih tapi itu justru yang selalu bikin kangen. harus sabar ya, gak ada yang instant di dunia ini. semuanya emang butuh perjuangan dan kesabaran. meskipun udah digojlok lebih dari 5 tahun untuk terbiasa jauh dari orangtua tapi tetap aja adakalanya saya ingin ada diantara mereka, di tengah kehangatan mereka

4 people i miss the most, home is where you are

April 20, 2013

kenapa sih orang suka nyepet-nyepet? kalau gak suka ya bilang aja, kalau ingin ngasih tau kesalahan orang lain ya bilang aja. gak usah pakai cara nyepet. bikin gak gentle. mending deh kalau orang yang dituju ngeh sama sepetan itu. kalau gak? percuma. lebih baik pakai cara gentle. ngobrol face to face, kasih tau apa yang dibikin kita gak enak, cari solusi bersama. biar kita enak dianya juga enak.

April 19, 2013

time flies


consciously the time flies so fast when i saw that picture! what a heartwarming picture! remind me to my very first experience with my biology mate. when my heart still not accept anything in this major, but i should forced it into a happiness so i can be happy ever after. and now, i almost in the last of my study (a year to go). unbelievable! i'm crazy about it. i got into speechless if i remember how selfish i'm fot hating this major, for hating my friend and for hating my fate. but now! my gratituted to Allah is beyond the words. thank you for giving me a chance to the world which i can't imagine before. when i know much about education while i can develop my english skill too. when i can feel being 'anak kosan'. when i can explore whatever i want to join anything in my major. while i keep my grateful to Allah as my anatomy knowlegde get much and more.

 i'm happy to be a part of biology education. i suck an air forcefully in the first time but when i think now, if i don't do that i don't think i'm still alive and be like this. i learn more, i gain more in this major. lots of nice friends, teams, seniors, even the lecturers. i remember as well when i still as a staff in student assosiation, step by step become a executive board, and now become a assesor. from 'dek' into 'teh'. i remember i still draw plant and animal cell picture in drawing book, arranged and did many Jakarta and West Java field trip, dissected some disgusting animals, did some school observation, making a simple lesson plan and now even i make lesson plan and i implement the lesson plan by my self, arrange and do East Java field trip, and later go to school for the real teaching and learning.

we through many story, 3 years with them. random, happy, even sad just be my unforgetable moment. i love my life now for whatever the condition. wishing my college life is happy ending in time. 

April 14, 2013

Tired Saturday

Sabtu kemarin kembali one day with MDGs' Team. tujuan hari itu ada 3: approaching partner, meeting, and bonding. sehari sebelum hari Sabtu, OCP Tika sudah menjarkom kumpul di McD IP jam 10 am dan dilanjut ke Pocari Sweat, Pikiran Rakyat, McD itu sendiri, masing-masing dari kita harus bawa 1 proposal financial partner.

hari Sabtu pagi pun tiba, pagi itu saya buat lagi budgeting untuk di pre-prop karena yang sebelumnya udah dibuat agak salah. sambil bikin pre-prop, numpang print proposal di kamar temen. jam 10 am saya belum mandi dan ternyata budgeting juga belum selesai. yaudahlah sekitar jam setengah sepuluh setelah mandi capcus aja ke McD IP dengan budgeting yang belum selesai, padahal Vemdia (OC program) yang bertanggung jawab untuk pre-prop udah SMS saya untuk bawa budgeting.

McD Istana Plaza
di jalan, dari mulai depan Hokben Setiabudhi udah macet sampai Cihampelas. padahal Tyas (OC marketing) udah nunggu di McD. dan akhirnya sekitar jam setengah dua belas sampai juga di McD dengan muka merah kepanasan. Tyas nunggu manis di dalam dengan menu breakfastnya (berarti dia udah nunggu saya di McD lama sampai keburu beli paket breakfast). gak beberapa lama akhirnya Vemdia dan Jojo (OC PR) dateng, chit chat sebentar untuk the next destination. karena udah waktu jam makan siang akhirnya saya, Vemdia, dan Jojo pesan makan di McD. abis lah itu uang 35k cuma buat makan siang. setelah makan, kita datangin manager McD itu untuk nyerahin proposal MDGs supaya McD mau jadi partner in kind kita. dan ternyata manager-nya lagi nerima tamu. akhirnya kita nitip proposal dan menurut stafnya hubungi lagi ke sini hari Minggu atau Senin untuk keputusan. keingetan di McD itu dengan The Tress Cafe yang beberapa hari lalu kita masukin proposal juga, untuk follow up kita pun ngehubungi kesana dan ternyata managernya minta ketemuan di cafe di atas hari Selasa. well tadinya sih kalau bisa ketemu hari ini kita mau kesana juga.

Pocari Sweat (Terusan Kiara Condong)
dari McD kita langsung ke Pocari Sweat, harapannya ya mereka juga mau jadi partner in kind acara kita. untungnya Tyas selalu bawa mobil jadinya kita gak perlu ngangkot dan panas-panasan ke Kircon. Hyundai Gets pun melaju dan sekitar jam 1 sampai di Kantor Pocari Sweat. ternyata bagian marketingnya pun lagi gak ada (kata satpam), kita disuruh buat janji dulu untuk ketemu pak marketingnya. yaudah akhirnya kita pulang lagi karena gak mau nitip proposal ke security yang pastinya bakal ngebuat alur proposal semakin panjang. tapi untungnya kita dikasih nomor salah seorang bagian di Pocari Sweat jadinya janjian ketemuan akan lebih gampang.

Pikiran Rakyat (Caringin)
dari Pocari Sweat kita lanjut ke kantor Pikiran Rakyat di Caringin. lewatlah kita ke Jalan Soekarno-Hatta siang-siang hari Sabtu yang pastinya macet banget. macetnya jalan kita pake untuk ngehubungin nomor staf Pocari Sweat itu. dan ternyata nomor yang dituju bukan bagian marketingnya. tapi baiknya, si bapak itu ngasih kita nomor marketing yang sebenarnya. dan begitu kita hubungi marketing yang sebenarnya itu, bapak-bapak lagi yang angkat dan bilang, "Oh kalian yang tadi pakai mobil berempat gitu ya?" Parah! si bapak ternyata ngeliat kita, tapi kenapa satpamnya gak bilang kalau bapak marketing lagi ada di kantor. tau gitu kita langsung lobbying. akhirnya kita nawarin untuk ketemuan saat itu juga dan bakal putar balik tapi ternyata bapaknya gak bisa dan ngajak ketemuan Rabu atau Kamis sore minggu depannya. well okey! perjalanan macet pun dilanjutnya dengan macet. tapi karena macetnya kebangetan akhirnya ke Pikiran Rakyat pun gak jadi dengan banyak pertimbangan sih. mulai dari feeling not match dan males macet.

Rumah Nenek Tyas
akhirnya keputusan ke PR gak jadi dan lebih milih untuk solat dzuhur dulu di rumah nenek Tyas yang emang deket dari situ. di rumah nenek Tyas gak terlalu lama, kita cuma numpang solat. selesai solat kita pun ngerencanain ke Papyrus sebagai pengganti PR. setelah itu baru meeting dan bonding.

Papyrus
perjalanan menuju Papyrus gak macet sama sekali. sore yang gak terlalu panas itu jadi semakin asyik karena kita semakin bonding di mobil. sampai di Papyrus tercenganglah kita dengan banyaknya mobil sampai parkir pun harus 200 meter dari Papyrus. begitu masuk Papyrus ternyata emang lagi penuh-penuhnya. akhirnya kita langsung masuk ke bagian costumer service dan ngobrol dengan mas-masnya disana. akhirnya dia bilang kalau proposalnya kasih dulu aja dan dia ngasih kontak plus waktu follow up yang ternyata dibatas hanya jam 10-12 am di hari Kamis dan Jumat. akhirnya gak lebih dari setengah jam kita sudah di mobil lagi dan lanjut ke destinasi meeting plus bonding. rencana awalnya di KFC Pasir Kaliki tapi tadi siang kita udah makan junkfood jadinya lebih milih tempat lain. beberapa pilihan keluar dari mulai Sugarush, Giggle Box, Potluck, Disini Cafe, sampai Hummingbird (langsung saya dijitakin karena itu mahal banget :p), tapi akhirnya kita pilih Tokyo Connection.

Tokyo Connection
sampai akhirnya di Tokyo Connection. Tika sang OCP baru datang karena sebelumnya dia ikut seminar di kampusnya. meeting pun berjalan sambil makan ramen dan hot orange (pilihan saya). lalu Yusi pun datang sang manager yang ternyata gak bisa lama ikut meetingnya karena harus meeting lagi dengan yang project lain. meetingnya cuma obrolin approaching partner yang seharian kami lakuin, pre-prop, dan berbagi kabar chit-chat saya dengan Kak Dwi masalah MDGs LC dan UCUPI. obrolan pun diperpanjang karena ternyata berbagai kemungkinan bisa terjadi. ujung meeting hari itu ngomongin kemungkinan terburuk yang bakal terjadi setelah Yusi berbagi pertimbangnya. tapi gimanapun show must go on. kita yakin dengan project kita.

Kosan
meeting selesai sepeninggalan Yusi dan Jojo (dia dijemput temannya untuk makrab organisasi lain di Lembang), dilanjut dengan bonding sambil chit chat Tyas saat Rusia, BGYC, cerita tragis Tika, dll. jam setengah 9 malam akhirnya diputuskan untuk pulang karena saya dan Vemdia udah ngantuk parah. bayar bill dan ternyata totalnya 50k. hari ini abislah 80k untuk makan doang. well yaaah~ pas pulang nebeng mobil Tyas lagi dan nyampe kosan sekitar jam setengah 10. capek banget. dan kenyataannya harus ikut celebrate temen sebelah kamar yang ultah. jadinya istirahat pun kepending sampai jam sebelas malam.

Tired Saturday but superb. keliling-keliling Bandung dengan pengharapan fresh money dari perusahaan atau in kind bareng Tyas, Jojo, dan Vemdia. meskipun capek tapi nagih. gak kerasa ngeprojectnya, kerasanya ya cuma main.

p.s: MDGs kita harus tetep jalan yaaa, semoga dapat yang terbaik! keep kece, Mills :)

April 11, 2013

terhenyak

hari ini rencananya mau print proposal kulap ekum, niatnya sih mau minta bantuan Yery buat print soalnya di kosan dia ada print himpunan yang lagi nganggur di masa transisi kepengurusan. pas bicara ke Yery mau print proposal di pakai print himpunan dia nolak tegas banget.

"Gak ah. izin dulu sana sama Hilman (ketua himpunan yang baru terpilih), kalau buat acara himpunan sih boleh aja ini kan bukan buat acara himpunan. ke fotokopian aja sih..."

langsung saya terhenyak. itu orang jujur banget. dan saya korupsi banget. udah jelas-jelas printer itu punya himpunan eh minta diprinin proposal kulap biar gratis. korupsi skala kecil nih astaghfirullah, susah ya ternyata jujur itu tapi untungnya langsung diingatkan sama Allah, semoga gak keterusan nantinya. 

April 10, 2013

Running Man


super daebaaaaaaaak. my most favourite South Korea program! what a super fresh and creative TV program...

April 09, 2013

kepo

inget banget dulu rada telat tau kata kepo, taunya juga gara-gara nonton acara yang dibawain sama Fitri Tropika (lupa nama acaranya apa), saat itu taunya kepo ya cuma sebutan aja untuk orang yang mau tau urusan orang lain. tapi ternyata beberapa minggu setelah itu, ada yang ngepost gambar di tumblr dengan tulisan K.E.P.O = Knowing Every Particular Other yang artinya sih mengetahui setiap detail dari orang lain. gak tau deh itu emang singkatannya atau cuma nyambung-nyambungin aja.

tapi emang bener kalau harus ada sebutan kepo untuk orang-orang yang ingin tau urusan kita. bukannya apa-apa, sometime we need something to be our personal. nah orang-orang kepo ini kadang suka gak ngerti sama hal itu. entah mereka gak ngeh dengan kelakuan mereka yang bikin orang gak nyaman atau emang rasa curiousity mereka sangat tinggi. jujur, saya sendiri gak nyaman dengan orang kepo. toh kalau kita pikir itu layak diketahui oleh orang lain kita pun akan cerita kok. gak usah ditanya-tanya gitu, kesannya jadi gak sopan dan reseh.

mulai dari sekarang jauh-jauh ya dari julukan orang kepo, sepenasaran apapun kita akan suatu hal jangan sampai terkesan kita yang ngejar-ngejar infomasi itu. biarkan aja orang lain yang memberitahu kita. kalau kita merasa gak enak ditanyai sesuatu yang kita enggan menjawabnya, jangan pernah lakuin itu juga sama orang lain. emang susah menghilangkan kebiasaan kepo itu tapi minimalnya jangan suka nanya-nanya ke orang lain mengenai hal yang penting apalagi yang sifatnya privasi. ya ini sih cuma opini dari orang introvert setengah ekstrovert~

Apology

repost from Fathina Diyanissa' blog
Apology is one of the trickiest thing to read.

Sometimes we just have to take it at the face value - apology means sorry, and it really means: sorry, I know I was wrong, I truly regret it, I wouldn't have done that if I could turn back time.

Sometimes an apology is said just to save face instead of a sincere regret. Sometimes, it means: sorry, I didn't expect I would get caught. I didn't realize that this makes people mad at me, and now unless I say sorry they would think poorly of me.

The way you take an apology says it all: Do you trust the person enough to take his apology at the face value, no matter how badly he had wronged you?
thank you for this nice post :)

April 05, 2013

they leave, just me alone

well curhat lagi untuk kali ini, mau gak mau saya harus menggarap proposal lagi. proposal yang seharusnya gak jadi tanggung jawab saya (sendiri). di kepanitiaan yang awalnya diniatkan untuk membantu teman seangkatan, membantu perkuliahan -dan skip saja untuk nama kepanitiaanya. niat awal saya baik masuk biro (kesekretarian) itu karena saya pikir gak banyak teman-teman yang bisa dan ngeh untuk job desk kedepannya. tapi sekarang, entah karena apa, semua sekretaris umum bubar tanpa alasan, semuanya beralih ke biro lain. ketua pun gak berbuat banyak, dengan mudahnya dia membiarkan semua sekretarisnya itu keluar. gara-gara itu, si ketua menghubungi saya dan bilang dia juga kecewa kenapa sekretarisnya lari dari kenyataan. dengan frontal dia minta bantuan pada saya untuk membantu buat proposal, karena dia bilang cuma minta bantuan sehingga saya pun mengiyakan.

beberapa lama dari situ, si ketua mengsms saya lagi dan dia bilang saya harus jadi sekum menggantikan 3 sekumnya yang kabur. saya gak balas sms itu, bukannya saya sok eksklusif atau apa tapi saya cuma mau profesionalisme kerja aja. dengan gampangnya dia membiarkan 3 sekum sebelumnya keluar dan dengan gampangnya juga gitu dia minta saya jadi sekum? terus di kesekretariatan gimana? katanya saya yang harus jadi ketua? penggantungan ini pun bikin saya jengkel. seenaknya nyuruh-nyuruh saya jadi ini jadi itu sementara orang lain dengan gampang melepaskan amanahnya.

sejak saya belum memberikan keputusan mana yang akan saya pilih akhirnya saya diam saja, proposal yang (katanya) harus saya kerjakan karena (katanya) saya sekum, saya biarkan, gak saya sentuh-sentuh, gak ada inisiatif untuk ngasih memenuhi kontennya, siapapun yang nanya proposal udah jadi apa belum, saya cuma jawab belum selesai lalu langsung melengos menghindar. gak enak sebenarnya kaya gitu tapi saya nunggu kejelasan dari ketuanya dulu karena saya ingin tau berapa besar profesionalisme dia untuk meminta saya jadi sekum. well a little bit selfish emang, tapi bodo amat toh segitu menurut saya belum apa-apa dibanding keluarnya 3 sekretaris sebelumnya itu.

gak tau ketentuan dari mana, padahal saya belum mengiyakan kalau saya ada sekum. si ketua dan semua orang menanyakan proposal pada saya. shock! proposan MDGs pun baru selesai rampung, belum lagi tugas kuliah, dan revisi LPJ himpunan yang harus diselesaikan juga. saya kesel. kesel pangkat sejuta. puncak kekesalan terjadi pada saat rapat panitia inti. malam sebelumnya, ketua sms saya dengan sebutan panitia inti. padahal sampai saat itu saya belum menyetujui kalau saya rela jadi sekum. tapi akhirnya saya putuskan untuk datang rapat dengan tujuan saya ingin bilang yang sesungguhnya terjadi pada saya, proposal, dan kejengkelan saya meskipun proposal emang belum selesai.

saat datang rapat, saya sebelahan dengan sekretaris yang keluar itu, dengan gampang dia nanya:
"Proposal udah selesai belum, Ca?" 
saya jawab sambil nahan emosi, 
"Belum, aku juga banyak kerjaan kali...lagian kontennya juga belum pada ngumpulin." 
well ngeles sih sebenarnya masalah konten, bukannya belum pada ngumpulin tapi ya saya nya aja gak ada kemauan untuk minta konten ke tiap-tiap bironya. 
"Emang staf kamu kemana?" dia nanya dengan muka innocentnya.
anjrooooooooooooot maneh gak tau cing saha nu bikin urang kudu nyieun proposal sorangan? gimana ada staf lah saya harus ngeganti lo di sekum zzzzzzzz lo kira gue masih di kestari? gue keluar dari kestari gara-gara elo keluar dari sekum woy! dan sekarang kestari pun jadi gak kepegang. saya sendiri bingung gimana pembagian job desk kestari dengan sekretaris gimana, toh tahun kemarin gak ada kestari di kepanitiaan ini

dan akhirnya pas saya dikasih kesempatan untuk bicara sama ketuanya saya bilang minta kejelasan dari ketuanya, jangan ngegantungin saya kaya gini. istilahnya dia ngasih tugas ke saya tapi saya sendiri gak merasa dapat tugas itu. akhirnya saat itu ada pencerahan, yaudah saya pun ngalah. saya gak sanggup lihat muka teman-teman panitia inti lainnya yang berharap proposal cepat selesai. saya pun officially mengiyakan kalau saya akan menyelesaikan proposal dan persuratan perizinan. saya pun resmi jadi sekum dan otomatis meninggalkan kesekretariatan yang gak jelas juga dan stafnya yang satu per satu menghilang dan pindah biro. entahlah biarkan saja, toh tahun kemarin pun gak ada kestari bisa jalan semuanya selagi sekumnya sehat.

dan malam ini, saya curhat lagi, terserah ada yang baca dan langsung menilai saya cemen atau apa. yang jelas ini harus jadi pelajaran buat saya juga, jangan mau dimanfaatin saya orang lain. saya harus tegas. lain kali kalau emang gak ikhlas yaudah tinggalin aja daripada mumet, tapi bilang baik-baik jangan sampai ada korban hati. dan sekarang karena kamu udah ambil keputusan ini, just go and be sincere! gak apa-apa ngerjain semuanya sendiri juga, gak apa-apa mereka mikir saya kerjanya lambat juga, yang penting saya harus positive thinking dulu. maafin semua kesalahan teman-teman yang lainnya. buka hari baru dan anggap gak ada apa-apa sebelum ini. Insya Allah kalau ikhlas dapat pahala, daripada udah capek otak, hati, otot tapi gak dapat apa-apa.

salam sedih,
From : si cemen yang beraninya cuma nulis di blogspot

April 03, 2013


setiap males, ngerasa capek, lalu ngeluh sama rutinitas mahasiswa sok aktif di himpunan, eksternal kampus, akademik, kayanya harus cepet-cepet baca postingan senior saya ini nih. post singkat sih tapi bener-bener meyakinkan kalau sekarang mumpung masih ada 1 tahun lagi sebagai mahasiswa harus selalu semangat dan menikmati rutinitas yang ternyata setelah diselidiki dan diresapi memang gak pernah monoton, sangat dinamis, seru dan hidup. thank you for Teh Binar yang udah posting ini! tamparan untuk saya yang sering ngeluh supaya sadar dan menikmati perkuliahan sekarang :)

APRIL


  • Opening MDGs AIESEC LC Bandung
  • Presentasi Seminar Pendidikan Biologi
  • Kapita Selekta 2
  • Senior High School Teaching Simulation 
  • First MC on UC UPI Gathering
and all is on April, bismillahirahmanirahim...
best of luck ya, Ca 
please be nice with me hey April!

take a risk

hari Selasa kemarin, akhirnya saya memutuskan untuk ikut ujian ulang kapita selekta 2. nilai saya ada ditengah-tengah, gak bagus banget ataupun gak jelek banget. tapi itu yang bikin galau. kalau nilainya jelek banget pasti saya mantap ikut ujian ulang atau kalau nilainya bagus banget saya pasti mantap untuk gak ikut ujian ulang. tapi kalau nilai di tengah-tengah jadi bener-bener pertaruhan nilai dari awal lagi. 

sebenernya dari awal dosen gak maksa untuk ngulang ujian, yang mau aja, yang ngerasa nilainya jelek banget dan ada harapan untuk jadi lebih baik. kaya saya sih sebenernya, karena ada perasaan kalau saya bisa lebih baik lagi dapat nilai dibanding nilai kemarin jadinya dengan mantap saya ngambil kesempatan ngulang itu dengan konsekuensi nilai saya pun bisa aja jadi lebih rendah dari nilai kemarin padahal nilai kemarin juga udah lumayan bagus, peringkat 17 dari 78 orang haha

beberapa temen-temen juga pada heran kenapa saya lebih milih ngulang, padahal peluang nilai bagus dan jelek sama 50%, udah gitu buang-buang waktu aja mending ngerjain tugas yang lain demi sesuatu yang belum pasti. tapi gak tau kenapa saya penasaran aja dengan ujian Kapita Selekta 2 dimana genetika, evolusi, dan mutasi yang jadi satu ujian itu. apalagi pas ujian sebelumnya saya cuma ngerasa gak bisa di bagian evolusi (terutama yang penghitungan Hardy Weinberg-nya) jadinya makin tertantang untuk ujian lagi, itung-itung belajar lagi kan?

malam sebelum ujian, meskipun di hari yang sama juga ada ujian ekum tapi saya bela-belain belajar kapsel. ngerjain banyak soal genetika dan Hardy Weinberg supaya lancar tapi saat itu memang bukan hanya karena untuk ujian kapsel tapi lebih ke gereget pada diri sendiri karena dari SMA saya lemah banget di dua materi itu. masa udah mau PLP masih gak ngerti-ngerti juga. dan besoknya di kampus saya benar-benar mantap ambil ujian ulang, gak peduli mau nilainya jadi lebih jelek (karena yang diambil untuk nilai fix itu ya ujian kedua) yang penting saya puas karena dengan ikut ujian ulang itu saya jadi bisa jawab semua soal Hardy Weinberg padahal sebelumnya gak ada satu pun yang bisa dikerjain. alhamdulillah.

segala sesuatu itu pasti ada resikonya, saya juga tau resiko yang akan muncul kalau saya gak ikut atau ikut ujian ulang itu. tapi kan hidup ini pilihan, ketika saya sudah memilih sesuatu saya harus siap dengan resikonya. begitu pula dengan pilihan ikut ujian ulang yang saya pilih ini. kalaupun nanti nilai saya malah jadi lebih kecil saya gak akan menyesal karena jauh dibalik nilai itu saya dapat hal yang jauh lebih penting. pemahaman yang bertambah dan kemampuan menyelesaikan soal Hardy Weinberg :D

okelah ini emang gak berbobot, cuma masalah pilihan ikut ujian ulang aja sih tapi ya anggap aja ini simulasi pilihan hidup yang nantinya akan lebih besar lagi.