Posts

A Letter to My Daughter

Image
Dear Binar, Sometimes I look at you and realize how much of our story begins with you. From the moment you came into our lives, you changed everything. You made Ibu and ayah parents, and through you, we began this journey of learning how to love, nurture, and guide. Thank you for being our teacher in ways you may never realize—your first smile, your cries, your milestones, and even your challenges have shaped us into the parents we are becoming. I want to apologize, my love. We are not perfect, and we know we have stumbled along the way. We are still learning, and sometimes our best may not feel like enough. Especially now, with the arrival of your younger sibling, our attention is often divided, and I know you may sometimes feel like you have to share pieces of us. Please know that this does not mean you are loved any less. In fact, our love for you only grows deeper as we see you stepping into the role of an older sibling with patience and kindness. You are our first, our precious be...

Cerita kehamilan kedua

Image
Di akhir tahun 2024, aku dan suami akhirnya memutuskan untuk memiliki anak lagi. Dengan segala konsekuensi yang akan kita jalani bersama dan kondisi yang akan sangat berbeda saat ada anak pertama, tiba-tiba keberanian itu datang dengan sendirinya.  Di bulan Desember 2024 akhirnya pergi ke bidan dekat rumah untuk lepas IUD yang belum genap 5 tahun. Ternyata, di bulan depannya (Januari 2025) mensku telat dan ketika cek testpack hasilnya garis 2. Awalnya gak percaya karena ternyata testpacknya expired. Beli lagi dan hasilnya tetap garis 2. Dar der dor rasanya. Tapi lebih excited karena memang udah direncanakan. Awal Februari 2025 cek ke dokter obgyns di Karawang pertama kali. Belum ada pengalaman jadinya tanya sana sini dan akhirnya pilih ke dr. Erda, Sp.OG karena jadwal dan tempat praktiknya yang cocok. Pas periksa ternyata udah 8 minggu dan sudah ada janinnya. Saat itu emesis belum terjadi. Masih enjoy dan bahagia banget. Minggu depannya mulailah drama TM 1 dimulai. Rasanya lebih be...

I was wrong about...

Update kali ini edisi curhat. Biasanya sejak sudah bersuami, jarang sekali aku curhat disini karena rasanya sudah cukup mengutarakan isi hati. Perempuan kan gitu ya "yang penting udah dikeluarin unek-uneknya". Alhasil jadi malas untuk nulis yang isinya curhatan. Padahal sebenernya kalau niat sih bisa-bisa aja. cuma seringnya memang gak ada waktu juga.  Bicara masalah waktu, segalanya jadi serba sat set sejak kehidupanku harus ditata kembali karena pindah domisili tanpa pengalaman sebelumnya, kerjaan baru, punya anak batita, suami kerja jauh (meski gak LDR), dan jauh dari keluarga. Binar yang saat itu baru 1,5 tahun akhirnya harus diasuh oleh pengasuh. Patah hati terbesar sepanjang hidup. Saat itu overthinking segala-galanya. Apalagi karena rumah pengasuh dekat, Binar sering diajak keluar rumah bahkan ke rumah pengasuh. Saat itu kupikir "Okelah yang penting urusan pengasuhan aman", kami bisa fokus bekerja toh rumah pengasuh dekat dan semuanya ku kenal meskipun memang...

So, guys

H ow have you been? Can't believe three years had passed since the last time I've posted something here. Longing a lot to write something and telling my life updates these days ( sok penting ). Suddenly I miss my old self, who so easy journaling everything just to release every feeling in life. So yesterday, I started to look after my blog, logged into ( with the moment of forgetting password and email used). I scrolled down, down, down, even I read my very first post in 2009, when I was in high school, of course with my silly and teenager typical writing. I almost deleted my old posts because feeling ashamed with 'not so important post' I wrote though I also love some posts. So I realised that I've grown up with this blog. Why not just continue journaling? The old posts are parts of my life too. Hihi. And here I am, trying to write again, journaling, and filling this blog again. 

1

Image
It's never been easy in the past year. The days are long. But then, today I feel like a year was so short!  You turning a year old is bittersweet. That sleepy little baby I had is long gone, replaced by the cutest, funniest little girl I know. I miss the little baby you once were, but I adore the wonderful little girl you are becoming now. Seeing you continuously growing, your milestones, it amazed me and I'm so thankful. I know we're all still works in progress, but when you've come so far—and grown so much—this year, and well I think that is incredible, and so worth struggling.  Soon you will be two, then three, and five and 10. And then, you'll be a teenager and an adult. Let us just keep growing together. Much as I want to hit pause and adore your smile, I am also eager to see the strong, wonderful, kind and loving human you will grow up to be. And to help you be all those things I promise that I'll help you, teach you and set you free to be you.  Happy birt...

pemahaman

Jadi beberapa minggu lalu, sedang pillow talk sama suami, aku tiba-tiba tanya pendapat suami tentang cerita seorang CEO cerai dengan istrinya setelah 10 tahun nikah, lalu menikah dengan baby sitter anak-anak dari istrinya tersebut. Ada pendapat bahwa mereka sempat selingkuh juga sebelum akhirnya menikah.   Aku: Menurut kamu apa sih yang bikin CEO itu (kalo bener) selingkuh? Istrinya cantik loh, suaranya bagus.. anaknya lucu-lucu...  Suami: karena ada kesempatan dan yaa itu masalah akhlak aja. Dia pasti tau kan kalau selingkuh itu salah satu bentuk ingkar janji saat ijab kabul. Ingkar janji itu dosa tapi masih dilakuin. Aku: Iya ya bener. Kamu kalo selingkuh juga inget ya, itu dosa. Melanggar janjinya ke Alloh loh berat banget.  Suami: Janjinya bukan ke Alloh. Tapi ke kamu. Allah saksinya.  That night just like at times, I was feeling grateful. How lucky I am to have him as my husband, as my imam. 

Hi, Binar #2

Image
Selasa, 23 Maret 2021 Akhirnya memutuskan pergi ke klinik untuk cek tanda-tanda persalinan sehabis dzuhur. Sebenarnya kontraksi belum terlalu kuat, aku pun masih bisa jalan, cuma memang perut cenat cenut ditambah stres haha cupu . Karena aku engga pernah merasakan nyeri saat mens seumur hidup, jadi dikasih kontraksi kecil aja udah meringis nangis-nangis.  Sampai di klinik langsung dicek pembukaan sama bidan jaga, ehh ternyata baru pembukaan 1. Kaget banget pas dicek pembukaan karena masyaallah itu rasanya sakit bangeeeet, sampai trauma engga mau lagi dicek pembukaan belum lagi membayangkan perjalanan masih panjang hingga pembukaan 10. Karena masih pembukaan 1 bidannya menyarankan untuk tunggu di rumah aja dulu. Akhirnya siang itu balik lagi ke rumah. Selama di rumah engga karuan banget meskipun masih bisa ngapa ngapain. Malemnya, kontraksi lebih kuat, akhirnya jam 9 malem ke klinik lagi.  Hasil cek pembukaan malem itu hasilnya ternyata udah pembukaan 2 ke 3. Bidan udah engga n...

Hi, Binar #1

Image
Because some life events just warrant something more than an Instagram caption, a Twitter thread and I guess this also does. My dear Binar,  if someday you read this post, please understand that I just want to let the world know that our amazing journey is worth to be kept in this portable platform, as the brain is also has limit to keep it as memory. So here is the story of beginning of your breath in this world, our struggle and our magical love action.  . Engga pernah menyangka akhirnya bisa ada di fase ini, jadi istri dan ibu dari Binar. Alhamdulillah rasa syukur tidak berhenti untuk Allah atas semua berkah, kasih sayang, dan rizki di perjalanan pernikahan yang belum satu tahun ini. Kalau diingat-ingat lagi lucu rasanya pas tau hamil di usia pernikahan belum sebulan, suami pun gitu. "Kok cepet amat.." datar, happy engga sedih juga engga, lebih ke kaget dan khawatir karena dikasih secepet ini padahal belum nyiapin mental punya anak. Mentalnya baru disiapin buat honeymoon ...

Homesick

Hi you, how have you been up to? I hope you are feeling well today and forever.  You, who (at this point - hopefully forever) makes me feel that I will never regret my decision to choose you as my life partner. I know, you might be not reading my writing here but I just want to be sweeter this time by telling the world know how my feeling exactly to you, how precious you are in my life.  It just has been 9 month since our wedding, and my love for you start growing passionately as you are so loving and have sincere personality that I did not even notice when we were in boy-girl friends relationship back then. And right now, with our current living, we are apart by distance Bandung - Rangkasbitung, I feel that your presence successfully affected my life. Somehow I can't imagine how that a long distance marriage is existing. I just really can't. Being apart with you like this with only for a month is really exhausted, even though you never skipped a routine night calls and texts...

16 Januari yang ke - 29

Niat nulis lagi di blogspot ini dari sebulan yang lalu karena libur ngajar 5 minggu dan ngerasa bosan di rumah sendirian. Tapi ternyata ya cuma niat aja, pengen aja. Baru sekarang akhirnya iseng buka blog lagi setelah out of nowhere baca a very updated blog punya teman dan jadi ingin update blog sendiri juga. Pas buka baru nyadar kalau interface blogspot ada perubahan! hehe efek engga nulis disini setahun (terakhir Januari 2020).  Judul tulisannya udah ketauan lah yaa, tentang moment ulangtahun di tahun ini. Engga ada yang spesial sebenernya, cuma yang bikin terharu itu karena ngerayainnya sama suami juga. Pagi tanggal 16 itu suami seperti biasa meluk dari belakang sambil berbisik selamat ulang tahun, terus dia ngomong lagi  "Aku engga beli lilinnya, mau pake lighter aja gak?"  haha romantisme langsung ambyar. Pas ku liat ternyata udah ada 2 pieces of cake di meja. Akhirnya dia cerita kalo dia nyempetin beli cake dulu pas istirahat jumatan dan langsung masukin kulkas. T...

H-10

10 hari dari hari ini insya Allah aku akan memulai kehidupan baru dengan seseorang yang dengannya aku percaya bahwa kehidupan nanti, apapun kondisinya, akan baik-baik saja. Yang dengannya semua rasa aman dan damai ikut serta. Yang dengannya akhirnya kami bisa sampai di titik untuk sama-sama memiliki tujuan  sakinah, mawaddah, warahmah . It's been a year since he asked me to be with him with a purpose, forever, dunya wal akhirah. Bagiku  dan mungkin baginya, perjalanan untuk sampai disini enggak gampang. Banyak ego yang dikedepankan, yang membuat banyak koreksi namun minim afeksi. Banyak waktu berdebat, dan banyak waktu aku merasa kita enggak kunjung sepakat. Gak memungkiri, ternyata adanya tujuan enggak serta merta memudahkan perjalanan kami. Somehow  tujuan ini bisa jadi turning point tapi justru ini juga yang membuat kita kadang pesimis, lelah dan menjadi tidak yakin bahwa apakah tujuan ini layak? Keraguan muncul. Di tengah ratusan konflik ini, as the time goes b...

Jangan sombong, banyakin bersyukur

Di minggu libur karena mid-term break ini akhirnya bisa balik lagi ke blog untuk nulis unek-unek selama COVID19 mulai merebak di Indonesia. Semuanya berubah, work from home ( remote learning ), larangan mudik ke luar kota, larangan keluar rumah untuk hal-hal tidak urgent. Sedih? Banget.  Tapi disaat kaya sekarang ini akhirnya bisa semakin bersyukur dengan kehidupan sekarang. Kalau dipikir-pikir, kemarin-kemarin masih bisa bebas main keluar kosan, makan dimanapun, pergi-pergi kemanapun bebas aja, interaksi sama orang banyak. Things that we took for granted. Tapi gak pernah disyukuri. Dengan kondisi  social distancing kaya gini masih aja ngeluh-ngeluh karena sedih banget kan enggak bisa pulang, enggak bisa main, belum lagi online learning yang bikin jangar. Tapi mikir lagi alhamdulillah ya masih bisa dapat gaji (enggak telat, enggak berkurang, berkurang sih karena les off selama sebulan ini, gaji cuma dari sekolah aja. Tapi alhamdulillah masih sangat cukup). Kalaupun engg...

11 Januari

Perjalanannya jauh dari sempurna, jauh dari cerita cinta yang sebelumnya. Berkali kali demand muncul, berkali kali kata cukup disini muncul. Awalnya sulit sekali menerima, selalu membanding-bandingkan, tapi rasanya tidak manusia, karena dia tidak demikian. Hingga akhirnya tersadar bahwa dewasa yang dibutuhkan. Mungkin rasanya terlalu cepat, karena selalu berpikir untuk urusan hati seharusnya tidak tergesa-gesa. Namun ternyata untuk bagian ini semesta tidak mengharap ditunda-tunda. Ingin diperlama,  nanti semakin dilema. Toh semakin hari, hati rasanya mulai ada yang terpikat. Hingga akhirnya, sampai disini. Untuk saling menjaga dan saling meyakini. Memang pasti tidak mudah, tapi harus mencoba. Yakini bahwa semua hal bisa dipelajari, diajari. Kalau memang mau, ya satu per satu. Perjalanannya memang butuh teguh dan sungguh-sungguh. Belajar tidak pernah ada yang menyenangkan dan semenit semata bukan. Untuk semua hal yang kami takuti, yang kami sesali, yang kami akan jalani. Sem...

Resistible for failures. Why not?

Ya beginilah hidup di usia yang sudah lebih dari seperempat abad, saat menulis blog bukan lagi sebuah keharusan karena tuntutan pekerjaan lebih menjanjikan blah. Tahun lalu, hanya total 12 posts padahal sebegitu banyak ups and downs like you’re riding roller coaster . Beberapa momen masih sempat ditulis dengan begitu banyak kiasan puitis ala-ala Rupi Kaur, sisanya being skipped . 2018. A year full of struggle . To finish my postgraduate study , to let off my expectations for someone , to finish all Peach and Palette commissions in middle of human-being distractions, and of course to accept the result of my efforts, my prayers, yang kenyataannya berkali-kali merasa sudah semaksimal mungkin berusaha, berdoa tapi tetap gagal. Tahun 2018, setelah resmi menyelesaikan kuliah pascasarjana dan proyek buku yang penuh drama. Aku berniat untuk pindah dari Bandung. Segitu bosannya dengan Bandung, with my current job.  Berusaha semaksimal mungkin untuk cari kerjaan wilayah Jabodetabe...

Being insane

People said, just forget it, let it go. For some cases that (actually) deeply broke your heart into pieces. For everything doesn't matter in the future, that already goes wrong, please, don't waste your time. Again to another wise words: because someday it will all make sense however absurd or painful things are right now. It's just that simple. Oh. But we, as human. Just being a human, a vulnerable species. We cried. Being a miserable. Forget about those wise words. However to forget and to let it go, it's not that easy, right? So perhaps it's okay, you may cry... Dwell it. but again, if it doesn't even make a change, does it better to just let it go honey? "But perhaps you hate a thing and it is good for you,  and perhaps you love a thing and it's bad for you.  And Allah knows, while you know not." (Q.S 2:216) To be in the feeling of being rejected, again and again. The feeling is just the same. It's so hard to just ...

A Heart-warming Conversation

So last night, me and my friend was having a serious yet heart-warming conversation. As usual, our long life-updates always begin when she replied to my IG story lol. And then the story of her begin as well. To get started, let me tell you a story how I met this very down-to-earth girl I ever known. Actually, the first time I met her just like a common story of how a campus-friend met. Since 2010. Even though we were in different class but luckily we could joined Mrs. Diana international class and chose the same PPL place! (Thank you Tha, for managing my ppl administration when I was sick back then, I believe it was not even an accidental. It was a fate that make us finally teamed up hehe). Since then, we were so close each other. For the similarity of interest in many things, we feel that we are in the same circle. I told her about my story, like almost everything, my family, my love life, my dream, my so boring skripsi life, the books I read, the song I like, and so did she....

Tentang Sebuah Postingan

Sejak follow Instagramnya kak @ratu_anandita dan melihat stories-nya, aku seperti mendapatkan tamparan. Betapa selama ini semua postingan dan stories-ku enggak bermanfaat. Tipe-tipe daily life yang sebenarnya sangat enggak penting untuk diketahui orang lain. Akhirnya sejak merasa tertampar itu, kuputuskan untuk sangat berhati-hati dalam membagikan sesuatu di media sosial. Beberapa kali, ku urungkan niat untuk membagi momen tertentu. Sesimpel aku udah enggak pernah lagi sharing makanan karena ku pikir kalau ada yang jadi ngidam gimana? Atau karena ku pikir postingan ini enggak akan ngaruh apa-apa. Makanya sejak itu, aku sangat jarang update mengenai kegiatanku, pergi kemana, dengan siapa, makan apa. Ya ku pikir, who’s care gitu? Untungnya memang dari dulu, aku bukan tipe yang suka membagikan semua momen kehidupanku, bahkan momen bersama keluarga atau pacar sekalipun! Aku pikir, ya momen itu biar aku saja yang tahu. Apalagi tentang keluarga yang menurutku sangat sangat privasi. Jadi sa...

Life is randomly beautiful

Been in frustrated feeling for these past two months after d addy was hospitalized,  being rejected in my dream job,  broken hearted with someone while mommy with her "mau dikenalin sama yang 'ini' aja enggak?" more and more (padahal aku maunya sama dia) , uncertainty resign planning, and all anxiety feeling that could ruin my day like almost everyday ! Parah sih dua bulan ini berasa berat banget. Rasanya enggak karuan dan sedih terus. Ngajar enggak semangat, kepikiran sana sini, capek hati capek pikiran. Padahal solat dan ngaji jalan terus tapi mungkin emang enggak khusyuk. Terus mikir, waah ini ada yang enggak beres sama hidup yang sekarang nih . Ini kenapa. Ini harus gimana? Akhirnya berusaha nyari jawaban dan solusi sendiri. Tiap solat berusaha minta ke Allah supaya dikasih petunjuk. Sampai akhirnya suatu hari diajakin ikutan kajian muslimah sama temen kerja. Ngebelain pulang ke kosan lebih malam dari biasanya. Tapi bikin bahagia dan tenang banget. Kajian pertam...

Life is full of blessing

In the middle of quarter life crisis , aku tahu segitu gak enaknya untuk dilalui. Bawaannya insecure , merasa enggak puas dengan pencapaian yang udah didapat, yang ujung-ujungnya jadi menurunkan rasa percaya diri. Semuanya pasti merasakan fase kehidupan ini kan? Aku? Masih ngerasain loh karena emang masih di posisi usia kuarter dengan segala mimpi dan ambisi. Meskipun pada akhirnya hingga detik ini, kita sendiri tau bahwa ada mimpi dan ambisi yang belum bisa dicapai. Tapi sadar ataupun tidak, inilah mungkin kesalahan para millenials yang sedang berada di fase krisisnya, yaitu terlalu berfokus pada hal yang tidak miliki dibandingkan dengan hal-hal lain yang sudah berhasil dicapai, yang justru lebih banyak. Beberapa hari lalu, aku membuka kembali archieves blog ini. I jumped to my old post around 2010 to 2014. Ada beberapa posts yang disitu aku bercerita mengenai mimpi-mimpi yang sangat ingin aku capai. Salah satunya post yang ini . Aku sempatkan juga membaca diary pribadi saat ma...
Memang semua hal harus dinikmati, dinikmati setiap prosesnya. Tapi beberapa hal, ada yang perlu diperjuangkan. Kalau memang penting Kalau memang mau. -NKCTHI