Posts

It's A Boy!

I almost forgot to introduce you that my family got a new member. Yeayyyyyy! I'm sooo teared up yet excited to know the baby. He was born officially on August 31. That day, my whole family was given such a bunch of blessing. He comes to the world. Hizam Ismail Rasyad really does. Alhamdulillahirabbilalamin....I'm now an aunty and my brother officially become a dad. It just beyond blessing, beyond happines all the time when i met him for the first time. I saw he was slept peacefully, then crying out when i have to go, back to Bandung. Kakak Izam, are you still miss me? hehehe. Now, even i can't stop looking to every picts of him that my bro send via whatsapp. Seeing him, even only a pict of his sleeping just makes me happy. Wondering how it can be like in the future when he could talk to me and call me "Tacaaaaaaa (Tante Caca)."  Dear Kaka Izam,  I really can't wait to know you more hehe. Please grow up healthily, my love.  Aunty will help you to see...

Your job shapes you

Bandung, 02 Oktober 2016 12.53 Hujan cukup deras. Tidak terasa genap di bulan Oktober ini, satu sudah satu tahun menjalani pekerjaan sebagai guru. Dengan segala perjuangan di dalamnya yang memaksa saya menjalani pekerjaan yang ternyata sangat tidak mudah. Beberapa kali saya menangis (serius) karena suatu kejadian di kelas yang benar-benar membuat saya sempat berpikir bahwa saya tidak berbakat untuk memiliki karir seperti sekarang. Kejadian tersebut membuat percaya diri saya langsung drop. Namun akhirnya, berkat 2 orang teman terdekat saya yang selalu mendorong dan mewajarkan atas kesalahan yang saya buat, saya pun mencoba tenang. Memaafkan diri sendiri.  Salah itu biasa, Ca. Guru yang sekarang udah senior juga pasti pernah salah.  Iya. Kalau enggak pernah salah, kita enggak akan pernah belajar kan? SNSD aja pernah jatuh pas lagi nyanyi di atas panggung  Ya seperti itu, sejak kejadian itu saya selalu berhati-hati dalam apapun yang saya ucapkan di kelas...

Ramadhan 1437 H

Huah akhirnya bisa menulis lagi. Kemarin-kemarin berasa enggak punya sense untuk menulis, bawaannya malas karena terlalu lama skipnya kali ya. Padahal banyak sekali yang ingin diceritakan, padahal lagi jobless karena libur kuliah plus ngajar 1 bulan full. Dan akhirnya hari ini berhasil keluar dari kemageran untuk kembali menulis di blog. Terhitung dari hari Jumat kemarin saya pun pulang ke rumah karena kuliah sudah libur dan masuk sekolah untuk ngajar mulai 18 Juli. Itu artinya lumayan lama nih irisan waktu libur kuliah sama ngajarnya, kurang lebih 1 bulan lah ya. Alhamdulillah akhirnya bisa pulang ke rumah. Enggak seperti libur semester kemarin yang cuma bisa pulang ke rumah 4 hari karena waktu libur kuliah dan ngajar enggak beririsan. Sebenarnya libur satu bulan itu berlebihan sih. Ujung-ujungnya nanti malah bikin mager balik ke Bandung, mager untuk ngajar lagi. Tapi yaudah dinikmati aja sebagai reward dari hecticnya hari-hari 3 bulan ke belakang.  Dan jadinya sekarang a...

Life's Update

Dan alhamdulillah weekend ini bisa di kosan, menyelesaikan semua hutang-hutang tugas kuliah dan pekerjaan. Lalu teringat beberapa bulan ini begitu menyita tenaga, waktu, dan pikiran. Berangkat pagi pulang ke kosan malam hari. Sebelum tidur, menyempatkan untuk mengerjakan tugas-tugas kuliah dan soal-soal ulangan siswa. Setiap hari dilewati dengan tantangannya masing-masing. Capek? Banget. Full of pressure yet pleasure. Sejak 2 bulan ini hari-hari saya dipenuhi oleh mengajar dan kuliah. Dan saya beritahu ini enggak gampang. Inginnya sih fokus mengajar aja, atau fokus kuliah aja. Tapi ternyata saya diberi kesempatan dan kesehatan untuk melakukan keduanya. Terlebih lagi terhitung April 2016 saya mendapat kesempatan untuk mengajar di salah satu SMA terbaik di hmmm Jawa Barat (mungkin). Tempat saya dulu melaksanakan PPL untuk menyelesaikan S1 saya. Ketika ditawari untuk mengajar di sekolah itu sebenarnya saya sempat ragu karena saat itu saya sedang sibuk-sibuknya dengan tugas kuliah, pr...

#DAY21. How You Hope Your Future Will Be Like

Hari ini saya diminta untuk mengisi jam tutor tambahan, hari Sabtu yang biasanya saya gunakan untuk mengerjakan tugas kuliah mau tidak mau harus dihabiskan di tempat mengajar. Awalnya saya pikir, gak akan siswa yang mau tambahan di hari Sabtu. Tapi ternyata hari itu ada Naya dan Haris (murid kelas XI SMAN 3 Bandung) yang datang ke saya lalu minta dijelaskan materi sistem respirasi. Mereka bilang belum mengerti mekanisme pertukaran gas yang memang melibatkan pemahaman materi mata pelajaran lainnya, seperti fisika dan kimia.  Saya pun mulai menjelaskan pada mereka sedikit demi sedikit. Saya coba integrasikan ketiga mata pelajaran tersebut untuk menjelaskan mekanisme pertukaran gas sesederhana mungkin agar Naya dan Haris benar-benar mengerti. Sesekali saya bertanya pada mereka agar mereka mampu menghubungkan konsep-konsep lalu menarik kesimpulan sendiri, memahaminya sendiri. Hingga akhirnya mereka tercengang sendiri bahwa sebegitu rapinya Allah menciptakan suatu mekanisme tubuh, ...