Rosmalinda Nurhubaini's. Literally a nous of my random thought.
Posts // About
// Twitter // Tumblr

August 02, 2010

and here we are



XII IPA 2 2010
24/24 100%
Alhamdulillahi rabbil alamiiiin

Alfi Fudhola Ilmu Hukum, Universitas Indonesia
Arief Azhary Biologi, Universitas Brawijaya
Ayu Mukhibatul Ilmu Keperawatan, Universitas Gadjah Mada
Ditha Damayanti Psikologi, Universitas Padjadjaran
Devki F Pembangunan Wilayah, Universitas Gadjah Mada
Ega Pratida F Teknik Industri, Universitas Brawijaya
Hafdzi Maulana Pendidikan Dokter, Universitas Padjadjaran
Haroki Madani Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara, ITB
Ihtisyam Manaf Pendidikan Dokter, Universitas Jendral Soedirman
Lian F Malo Manajemen, UIN Jakarta
M.Irfan Hilmy Y Sekolah Ilmu Teknologi Hayati, Institut Teknologi Bandung
M.Rizal Firdaus Teknik Sipil, Universitas Gadjah Mada
Muhriji Fakultas Teknologi Industri, Teknik D3 Institut Teknologi Bandung
Nella Andriyani Pendidikan Biologi, Universitas Pendidikan Indonesia
Noor Maulida Teknik Informatika, Institut Teknologi Sepuluh November
Rosmalinda N Pendidikan Biologi, Universitas Pendidikan Indonesia
Roudhotul Jannah FMIPA-Kimia, Universitas Gadjah Mada
Septi Nur Diana FMIPA, Institut Teknologi Bandung
Shani Safarah R Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Bandung
Siti Nurjannah Agronomi, Institut Pertanian Bogor
Tresnawaty N Pendidikan Kimia, Universitas Pendidikan Indonesia
Tri Mega R Pendidikan Matematika, Untirta
Widia P Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Pendidikan Indonesia
Yosi Mar’atul A Ilmu Gizi, Universitas Gadjah Mada


Aaaaa....SUTETSU...
i do love you so much much and much
Gonna miss you all guys!!!
Sukses ya dimanapun kalian berada. saya bangga bisa kenal dengan kalian.

and now i'm here

Alhamdulillah.
Puji syukur kepada Allah Swt.


At last, akhirnya saya tau bahwa ada pelajaran di balik ini semua. Saya yakin Allah tak pernah salah pilih orang. Saya yakin Allah telah mengetahui yang terbaik untuk saya.
Jujur, di lubuk hati saya yang paling dalam, saya memang kecewa. Tapi saya tidak menyalahkan siapa-siapa. Termasuk diri saya sendiri. saya sudah berusaha semaksimal mungkin dan untuk urusan keputusan hanya Allah yang berhak menentukan.


Awalnya memang saya menangis. Saya truly madly deeply banget banget sama FKG Unpad. Dan itulah kesalahan saya. Kesalahan yang membuat saya kufur dan tidak mensyukuri apa yang telah saya dapatkan.


Dua hari setelah pengumuman itu, saya sempat tidak bisa tidur. Susah untuk melupakan FKG Unpad. Sampai saya curhat sama teman-teman yang saya anggap bisa sedikit mengobati kegalauan saya. Dan ternyata semuanya berkata sama. Intinya memang saya harus bersyukur. Masih banyak orang yang lebih kecewa daripada saya. Masih banyak mungkin orang yang sudah berusaha lebih maksimal daripada saya tapi justru lebih kecewa daripada saya. Mungkin saya mengira usaha saya sudah maksimal. Heeeeyyy chaaa….ingat, semuanya pun sudah usaha yang maksimal, sudah berdoa banyak, dan sudah berharap lebih, tapi ada satu faktor yang memang membedakan hasil.


RIDHO ALLAH SWT.


Sebelumnya, saya bolehlah mengobarkan api semangat saya. Saya katakan dengan mantap bahwa saya bisa mencapai cita-cita saya. Saya bisa memakai almamater yang sama dengan kaka saya. Saya bisa. saya yakin bisa. tapi ternyata itu semua gak cukup. Saya benar-benar berusaha untuk memenuhi janji dan cita-cita saya itu, tapi ternyata Allah berkata lain. Ya Allah, semoga saya tidak termasuk orang-orang yang munafik.


Ya sudahlah. Cukup itu menjadi kepingan cita-cita yang pernah saya bangun. Bukannya saya tidak mau mencapainya. Ini sudah terlanjur jalan. Kata Ichal sih nasi udah menjadi bubur, jadi gak mungkin kembali lagi jadi nasi apalagi jadi beras. Cukup saya bumbui sebaik mungkin sehingga menjadi sebuah bubur yang enak dan tidak terlupakan. Dan saya yakin jalan dan rezeki saya sudah disini. Hanya butuh waktu untuk meyakinkan keluarga bahwa saya bisa berjalan dengan baik disini.


Dan ini sudah rezeki saya. Yang insya Allah memang diridhoi oleh Allah. Saya boleh mencita-citakan untuk kuliah disitu. Tapi semuanya gak semudah yang saya harapkan. Dan saya benar-benar mengambil pelajaran dari semuanya ini.


Memang Nella juga pernah bilang, banyak orang yang lebih menghargai sesuatu yang sulit didapatkan daripada menghargai sesuatu yang telah didapatkan. Dan saya gak mau menjadi salah satu orang yang menganut ajaran khianat itu.


Kata Alif juga, tinggal pilih aja, menikahi orang yang kita cintai atau mencintai orang kita nikahi? Maksudnya tinggal pilih, menyukai apa yang sudah kita dapatkan atau mendapatkan apa yang kita sukai. Memang mungkin lebih sulit menyukai apa yang kita dapatkan tapi akan lebih indah nantinya ketika kita memang menyukai dan mensyukuri apa yang telah saya dapatkan. Berkali-kali Alif bilang, jangan sampai saya kufur nikmat. Kalo nanti tiba-tiba nikmat yang lebih besar diambil Allah gimana? Astaghfirullah…



Saya sudah mendapatkan ini semua. Dan saya yakin, ini bukan permainan logika dan otak. Ini permainan kehendak Allah. Gak ada satu orang pun yang tau.


Saya bukan nyasar dipilihan ini. Ini memang pilihan yang sengaja saya pilih di pilihan dua saya karena saya berpikir pekerjaan yang ideal untuk seorang wanita hanya dua pilihan. yaitu jadi dokter rumah atau guru. Maksud saya ideal adalah saya masih bisa menyeimbangkan kebutuhan kerja dan rumah tangga (naon deui kajauhan). Eh gak gitu aja, ada tujuan lain karena mau itu saya dapat pilihan 1 atau 2, saya tetap dapat beasiswa dari pemerintah kabupaten saya. Dan itu adalah fasilitas, kenapa saya gak pakai itu? Dan yang paling penting, bukan Unpadnya yang saya mau tapi kedokterannya. Jadi memang saya juga kurang sreg kalau harus di unpad tapi bukan di kedokterannya. Mending saya pilih universitas dan fakultas lain yang pekerjaannya terjamin dan jelas untuk wanita. Tapi yang paling utama, I’m still in Bandung…


Intinya, saya tetap bangga pada diri saya sendiri. dengan otak pas-pasan, saya masih bisa kuliah di PTN yang mungkin banyak orang yang lebih berhak dan lebih menginginkan. Saya gak boleh kufur lagi. saya gak boleh menyia-nyiakan amanah besar ini karena bukan status yang Allah inginkan dari saya, tapi keistiqomahan saya di jalan-Nya dalam mencari ilmuNya.


Ya Allah, maafkan saya. Jangan sampai Engkau ambil satupun nikmat dari yang telah Engkau berikan pada saya. Saya hanya ingin menjadi hamba yang selalu mendapatkan rahmatMu….


Saya harus jalani ini sebaik mungkin. Saya gak mau perasaan yang manusiawi ini lebih mengusai saya daripada rasa bersyukur itu. Saya gak mau nanti justru semua ini merusak perjalanan saya yang empat tahun itu.


Bukan tempat yang membuat kita sukses. Dimanapun kita berada, kita harus yakin bahwa itu yang paling baik untuk kita. Bukan apa yang membuat kita sukses tapi diri kita sendiri yang bisa membuat kesuksesan itu.


Well,
GOODBYE FACULTY OF DENTISTRY
GOODBYE UNPAD
Cukup kaka dan sebagian teman-teman saya yang bisa memakai jas almamater biru tua itu.
Saya bangga pada kalian….


Hey Unpad, berbanggalah dirimu karena saya pernah menggantungkan cita-cita saya padamu…huhuhuuhuuu…


Yang jelas, saya sudah memenuhi janji saya pada salah satu teman saya untuk menjadi Bandung Madanian. Heheheheeee….


And,
WELCOME FACULTY OF BIOLOGY EDUCATION
WELCOME UPI

*Postingan yang saya ketik sehari setelah pengumuman snmptn 2010
after two months off from the blogspot